Sunday, 16 September 2012

Cerita Pendek Klasik Dunia

Gambar ini aku ambil dari Fiksi Lotus

Akhir-akhir ini aku lagi suka baca cerita-cerita pendek klasik dunia karya penulis dunia terkenal, seperti Ernest Hemingway, F. Scott Fitzgerald, bahkan sampai Buku Harian Anne Frank pun aku baca. Mungkin karena lagi suntuk sama keseharian sebagai pelajar SMA kelas 12 yang tiap hari udah mulai dicekokin soal-soal dengan berbagai macam variabel mata pelajaran. Tapi serius deh, baca cerita pendek sastra kayak gitu bikin otakku fresh dan jadi lebih open-minded. Karena di setiap cerita, banyak sekali unsur implisit yang diselipkan, terutama pada karya Ernest Hemingway. Kamu pasti bakal terkagum-kagum dan terheran-heran setelah membaca unsur intrinsik yang dibeberkan oleh penerjemah atau pembaca penikmat sastra yang sudah ahli dan peka terhadap 'sentilan' Hemingway di dalam tulisan beliau. You should try. 

Ada referensi buku bagus kalau kamu mau coba belajar menikmati sastra dunia, judul bukunya Fiksi Lotus:


Buku ini karya Maggie Tiojakin; penulis Indonesia yang sangat aku kagumi. Cerita-cerita pendek di dalam buku ini adalah hasil terjemahan Maggie sendiri. Buku ini adalah volume perdana dan ada empat belas cerita pendek yang merupakan karya dari sastrawan-sastrawan dunia di dalamnya seperti Dorothy Parker, O. Henry, Naguib Mahfouz, Franz Kafka, dan... Ernest Hemingway, tentu saja, dan masih banyak lagi. Kalau kalian tertarik untuk baca cerpen-cerpen klasik dunia lain, silakan kunjungi blog ini: Fiksi Lotus

So, happy enjoying the world's literature! 

Sunday, 9 September 2012

Cerita Dimulai

Nah, sekarang aku sudah siap menumpahkan beribu-ribu kata tentang jerih payah hidupku. Dimulai dari hal yang paling krusial dan susah dikendalikan ya; HATI.

Aku enggak tahu mau sampai kapan aku akan cerita terus-menerus tentang anak laki-laki ini. Aku juga bosen, aku capek, karena cuma dia dan selalu dia yang bisa aku ceritakan ke teman-teman. Padahal anak laki-laki ini sampai sekarang belum juga tahu kalau aku suka sama dia. Percuma lah intinya. Tapi ya ini, hatiku bahkan sampai detik ini masih belum mau memindahkan patok pakem besarnya; pada anak laki-laki tadi.

...........Sekarang aku tahu, bahwa hanya dia yang aku punya, walau hanya di dalam pikiran dan di dalam hatiku. Karena hanya dengan memilikinya di dalam angan, aku sudah merasa hidup. Karena walaupun aku hanya bisa mengatakan betapa aku sangat menyayanginya melalui Tuhan, aku sudah merasa didampingi. Walau dia hanya bayangan dalam jiwaku, dia sudah cukup menjadi segalanya. Cukup dengan menjadi dirinya yang sekarang ini, yang tidak bisa aku raih, dia sudah menegakkanku ketika aku jatuh dan lupa untuk bermimpi, dia sudah membantuku merangkai mozaik cita-citaku dan membuatku percaya aku bisa merengkuh itu semua. Dia motivator terbesarku, serta yang paling tidak tampak.

Aku tidak bisa berharap lebih banyak dan tidak mau. Anak laki-laki ini pasti masih berkutat dengan cewek-cewek incarannya dan dengan mantan-mantan pacarnya. Aku cuma ada sebagai hiburannya. Ya udah, gak apa-apa kok. Dia bisa jadi motivator bayangan dalam hidupku aja, aku udah cukup senang. Paling enggak, jiwaku ini ada yang ‘mengisi’. Aku ikhlas dengan ini semua, sampai ada yang bisa benar-benar menggantikan posisi anak ini.

You are........ The best thing I never had.


By the way, aku punya lagu yang menurutku pas sama cerita di atas: Sara Bareilles - Gravity. Ini videonya:



Udah ya. Mau belajar PKn sama Sejarah dulu nih. Ini cuma buat refreshing kok, hehe.

P.S. Sebenernya ada versi lengkap dari cerita ini. Semuanya ada di dalam posting ini, bahkan nama anak laki-laki itu sendiri. Jadi, selamat mencari ya bagi yang berminat. Hahaha :)

Saturday, 8 September 2012

Star Trek dan Ska

Sebelum kembali menulis posting-posting yang bermuatan problematika hidup nan sulit dan melelahkan, aku mau posting tentang ini dulu:

Today's Google doodle

Google merayakan 46 tahun film Star Trek: The Original Series hari ini. Star Trek itu film fiksi ilmiah tahun 60-an, dulu adanya di NBC TV di Amerika Serikat. Star Trek zaman dulu ngehits banget, gara-gara banyak barang-barang sok-modern yang ditampilin di situ, contoh: HP flip dan laptop. Mana ada tahun 60-an barang-barang canggih gitu? Telpon rumah aja masih pinjem tetangga kanan-kiri, masa udah mau punya HP, flip lagi. Sutradaranya habis mimpi jalan-jalan ke abad 21 sama Doraemon kali ya. Nah tapi katanya barang-barang di Star Trek banyak yang mempengaruhi perkembangan teknologi zaman sekarang. Semacam mimpi jadi kenyataan. Wah ternyata selama ini Doraemon yang jadi pahlawan buat Star Trek! #apasih #krik #krik

Ya udah gitu dulu aja. Malem ini aku mau berpesta-pora sampai keweeerrrr di acara band-band-an sekolah. Ini acara untuk merayakan telah usainya kegiatan MOS-PPLB adik-adik kelas X yang masih polos-polos dan unyu-unyu ini, namanya: AMP (After MOS Party). Temanya PadSKAnite! Come on, baby dance wid' meeeee! Swing it, swing it, swing it, swing it, move it, move it, move it, move it, push it, push it, push it, push it, shake it baby like I like it! \:D/